Panduan PKWT untuk HR: Struktur, Klausul, dan Cara Membuat Draft
7 Agustus 2026 · DOCIFY Team
Panduan PKWT untuk HR: Struktur, Klausul, dan Cara Membuat Draft
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) adalah kontrak kerja yang paling sering dibuat tim HR untuk karyawan kontrak atau proyek. Karena menyangkut hak dan kewajiban hukum, strukturnya perlu benar sejak draft pertama.
Dasar Hukum PKWT
- UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
- PP No. 35 Tahun 2021 tentang PKWTT, PKWT, alih daya, Waktu Kerja dan Istirahat
- PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan
PKWT hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang berdasarkan jangka waktu atau selesainya pekerjaan tertentu.
Struktur Draft PKWT yang Umum
Berikut kerangka klausul yang lazim ada dalam PKWT:
- Para Pihak — identitas perusahaan dan karyawan.
- Ruang Lingkup Pekerjaan — posisi, penempatan, deskripsi pekerjaan.
- Jangka Waktu — tanggal mulai, berakhir, dan dasar (jangka waktu / selesainya pekerjaan).
- Hak dan Kewajiban — tugas karyawan dan fasilitas dari perusahaan.
- Pengupahan dan Pembayaran — gaji pokok, tunjangan, jadwal pembayaran.
- Jam Kerja dan Cuti — sesuai ketentuan perundangan.
- Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) — kondisi dan masa berlakunya.
- Kerahasiaan — kewajiban menjaga informasi perusahaan.
- Penyelesaian Perselisihan — mekanisme mediasi / arbitrase.
- Ketentuan Penutup — kesepakatan, salinan, tanda tangan.
Poin yang Sering Terlewat
- Alasan PKWT harus jelas (jangka waktu atau selesainya pekerjaan) — jika tidak, secara hukum berpotensi dianggap PKWTT.
- Masa percobaan dilarang dalam PKWT.
- Perpanjangan wajib dengan persetujuan tertulis karyawan.
- Masa kerja & pesangon PKWT diatur berbeda dari PKWTT.
Membuat Draft Awal
Daripada mulai dari nol, Anda bisa menyusun draft awal dengan mengisi formulir di Generator Surat PKWT DOCIFY. Hasilnya adalah draft HTML yang dirender menjadi PDF dengan hash SHA-256 sebagai jejak integritas.
Penting: Template generik ini bukan nasihat hukum. Sebelum dipakai resmi, mintalah review oleh profesional hukum yang memahami kasus spesifik Anda.
Kesimpulan
PKWT yang baik dimulai dari struktur yang benar dan klausul yang sesuai peraturan. Gunakan template sebagai titik awal, lengkapi dengan detail spesifik, dan jangan lewatkan review hukum.